Tampilkan postingan dengan label Tutorial Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Linux. Tampilkan semua postingan
00.02 | Posted in :



Wahhh...
sudah lama penulis tidak bersua di tutorial jaringan. :D. Yups, 
sebelum masuk ke dalam pokok pembahasan, penulis akan jelaskan terlebih
dulu mengenai judul yang penulis bawakan sekarang, sengaja diambil
judul seperti itu karena Insyaallah staff ilmuwebsite akan menghadirkan
tutorial di linux secara berseri dan akan hadir setiap minggunya.
Sebagai gantinya penulis minta didoakan agar punya waktu, dan duit yang
juga banyak tentunya. Karena kalo nggak punya duit banyak pastinya
penulis nggak punya hati yang enak ketika menulis artikel nanti. Gimana
? Deal or no deal ? Doakan aku ya ? ( benteng takeshi banget ) Huehuehe
.... Tergantung pilihan anda. :D.



Yups, tutorial jaringan di linux yang akan dibahas secara berseri :
•    Linux Name Services
•    Mail Server
•    Apache web server
•    Network gateway services ( didalamnya nanti sudah termasuk proxy server dan firewall )
•    File Sharing
•    Printer Services
•    Security di linux

Ya kira-kira itu yang akan jadi pembahasan berseri selanjutnya. :D. Deal or no deal ? :D
Yahhhh...
sebelum dilanjutkan ke pembahasan selanjutnya, kembali ke tutorial yang
sekarang terlebih dulu. Sebelum masuk kedalam konfigurasi kartu
jaringan di linux, perlu di ketahui terlebih dahulu konsep pemberian
alamat ip untuk setiap kartu jaringan di linux. Sebetulnya untuk linux
yang sekarang pemberian alamat dengan fasilitas gui juga sudah
mencukupi,  gui ( Graphical User Interface ) di sini maksudnya
pemberian alamat ip bisa dilakukan hanya dengan klak-klik saja dalam
tampilan windows. Tapi alangkah baiknya jika anda mengetahui konsep
nyata dari pemberian alamat ip. Ini akan berguna suatu saat nanti bagi
seorang admin jaringan yang fundamental. ;).
Sederhananya untuk
memberikan alamat ip di linux, cukup masuk ke linux console, atau nama
lainnya dari terminal. Kemudian ketik perintah seperti ini ...

root@alk.root#ifconfig eth0 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.1.255

dengan catatan anda harus dalam kondisi root.
Nah setelah menjalankan perintah tersebut, secara otomatis terbentuk sebuah file ifcfg-eth0 berada di bawah direktori :

/etc/sysconfig/network-scripts

isinya kira-kira sebagai berikut :
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0

DEVICE=eth0
BOOTPROTO=static
BROADCAST=192.168.1.255
IPADDR=192.168.1.2
NETMASK=255.255.255.0
NETWORK=192.168.1.0
ONBOOT=yes


distro
yang penulis gunakan adalah redhat linux 9. Tidak berbeda jauh dengan
Fedora Core 4,5,6,7,8 atau diatasnya. Begitu juga dengan linux
mandriva. Hampir sama konsepnya.  

Linux menamakan setiap kartu
jaringan berdasarkan urutannya, dalam perintah diatas tertulis kartu
jaringan dinamakan dengan eth0. Ini karena dalam linux setiap kartu
jaringan yang pertama diberi nama eth0. Dan jika terdapat 2 kartu
jaringan di pc maka terdapat 2 file ethX yaitu eth0 dan eth1. Begitu
untuk seterusnya.
Nah selanjutnya adalah netmask, netmask ini akan
penulis jelaskan rincinya nanti dalam tutorial jaringan, intinya
"netmask" ini berfungsi membuat sub network atau jaringan yang terbagi
bagi menjadi lebih kecil. Dengan kata lain membagi jaringan besar
menjadi lebih kecil lagi. Biasanya netmask ini digunakan untuk
penghematan alamat ip, dan resource jaringan. ( Yang udah tau jangan
komentar :D  Just kidding bro! )
Dan terakhir broadcast berfungsi
untuk memberitahukan bahwa si pc yang sudah diberi alamat ip ini
memiliki alamat jaringan 192.168.1.0, dan alamat broadcast inilah yang
nantinya memberitahukan kepada semua host/pc yang sudah terkoneksi
dalam satu jaringan bahwa host dengan alamat ip 192.168.1.2 itu masih
satu kandung. Satu Saudara tapi beda bapak. Orang tua aslinya tidak
mengakui dia sebagai anak. Halah!! :D

Yups, selanjutnya ketikkan perintah :

root@alk.root#ifconfig
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:0C:29:EE:71:11
          inet addr:192.168.1.2  Bcast:192.168.1.255  Mask:255.255.255.0
          inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:7111/64 Scope:Link
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:61 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:85 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:6938 (6.7 KiB)  TX bytes:10092 (9.8 KiB)
          Interrupt:10 Base address:0x1080

lo        Link encap:Local Loopback
          inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0
          inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
          UP LOOPBACK RUNNING  MTU:16436  Metric:1
          RX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:0
          RX bytes:2190 (2.1 KiB)  TX bytes:2190 (2.1 KiB)

jika tampilannya seperti ini, artinya pc anda sudah dapat terkoneksi dengan jaringan. :)
Ya selamat mencoba.

Untuk
tutorial jaringan selanjutnya penulis akan membawakan tutorial "Name
Service di linux dengan BIND", yaitu konsep penamaan dalam jaringan.


Greetz :
Salam,untuk orang yang ngaku sebagai jamilah. :D.
b_scorpio, orang bisnis semen. :D
phii_, safril, ivan, fadli, dr.emi, dan seluruh pengunjung ilmuwebsite.com :D
peterpanz, kandar, alul cool, aku radiaku, dan semua orang yang namanya nggak bisa disebut satu persatu.
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori linux dengan judul Jaringan Linux Dasar 1: Konfigurasi Kartu Jaringan

~~Selengkapnya~~
Kategori:
��
00.00 | Posted in :

Halloo
... Sebetulnya banyak banget kasus yang telah kita alami bersama


dalam
mengarungi bahtera rumah tangga antara kita semua dan komputer
kesayangan. :D~~~


Banyak
masalah, halangan, rintangan dan segala macam cobaan yang dapat
teratasi dengan mudah, dan mungkin ada saja masalah yang sulit
diatasi, walaupun pada akhirnya masalah pun bisa diatasi, dengan
berbagai usaha tentunya ...





Seperti
kasus kemarin dalam artikel "Cara Lain menjadi Administrator di
Windows XP SP1 DAN SP2 [ NTFS ]" buatan saya sendiri ... Roby
sang penguasa kegelapan yang murka akhirnya memiliki cara lain untuk
mengembalikan account administratornya yang limited dengan
menggunakan tools kecil yaitu ... The OffLine NT Password Editor
buatan Peter P'Nordah. :) [maklum sang penguasa kegelapan ternyata
seorang script kiddie juga ] Tentunya dengan berbagai tahapan. Dan
ini membuktikan tidak ada keamanan yang menjamin 100%.





Ngomong
apaan siihh ... ???!! :)





Sebetulnya
tutorial ini basi banget ... tapi berhubung masih banyak banget
newbie yang belum tau ... khususnya user wind0st [ red:windows ] yang
baru migrasi, jadi nggak basi kan.


Yang
namanya ilmu, basi nggak basi teteup ilmu, ya nggak ?? Nggak !!


Basa-basinya
udah dulu !!





Sekarang
ada suatu kasus, dimana para Linuxer yang kadang-kadang lupa akan
passwordnya. Terlebih lagi, mode linux single untuk lilo pun telah
ter pass word kan ... ( susah bener ngomongnya ). Udah gitu, CD
Distro linux dipinjeum temen. Pas dibalikkin banyak goressannya :D~~.
Manteubh deuuh.





Udah
ahhh ... banyak banget basa-basinya. Gini aja ...


Anggap
aja situasinya begini.


Ada
2 sistem operasi yang terinstall di harddisk dengan 5 partisi
didalamnya, Windows XP dengan 1 partisi bertipe NTFS, dan 2 partisi
bertipe FAT32. Dan Linux dengan 1 Swap Partisi dan 1 partisi bertipe
Ext3.





Alat
Yang kita perlukan adalah ...


====================





1.
tomsrtbt-x.x.xxx.dos.zip – sekitar 2 MB -- [ bisa didownload
di


http://www.distrowatch.com
atau


cari
sendiri minta bantuan mamang google atau juga bisa langsung ke
mainsite


http://www.toms.net
] -– Linux Mini , Distro Mini Yang laen juga boleh !!


sedapetnya
aja …





2.
NTFS 4 Dos [ didownload di
http://www.bootdisk.com
] -- Yang ini jadi pilihan


kalo
misalkan nggak punya partisi bertipe Fat32.





3.
Untuk pengguna yang salah satu partisi harddisknya bertipe FAT32,


Bisa
pake CD Bootable apa aja asal bisa masuk ke dos. Ex : CD CHIP
MagaZine.





4.
2 Disket Kosong
…





5.
Sedikit pengetahuan menggunakan MSDOS, dan perintah dasar linux








Download
dulu tools diatas,





Ta’
jelaskeun dulu fungsi dari alat-alat perang di atas !





Pertama,
tomsrtbt.xxx.xxx, yang ini udah jelas ... distro linux mini berukuran
1 disket. Kedua, NTFS 4 Dos ... sebetulnya ini hanya pilihan
aja ... bakal dipake nantinya kalo misalkan anda nggak punya partisi
bertype FAT32, atau FAT16. ketiga, Udah jelas kan ??? yang
keempat, jelas deuuh !!! Yang kelima, gampang deuuh yah
??? Entar juga dikasih tau !!





Tahapan
Pertama ...


Bagi
anda yang memiliki partisi harddisk bertipe FAT32 anda bisa melewati
langkah ini. Buka program NTFS4DOS yang udah diinstall tadi, dan
siapkan satu disket kosong ... terus ikutin aja perintahnya. SELESAI
???? Lanjut ke tahapan kedua ...





Tahapan
Kedua...


Nah
... file distro linux zip-an yang tadi didownload bisa diextract di
atas partisi FAT32 ke folder paling awal ... ex : d:\linux


---


Didalam
folder tersebut kurang lebih isinya





initrd.img


install.bat


license.html


loadlin.exe


tomsrtbt.FAQ


tomsrtbt.lsm


zimage





---


Kalo
nggak ada partisi fat32 bisa juga diextract ke c:\linux , terserah,
it’s your choice !!!


Selesai
??? langsung kita restart, masuk BIOS, dan rubah konfigurasi BIOS,
booting pertamanya ke Flopppy atau CDROM. Untuk yang tadi udah buat
disket booting dengan NTFS4DOS bisa langsung boot dengan disketnya
... begitu juga untuk yang salah satu partisi harddisknya bertipe
FAT32 bisa booting langsung dengan CD Bootablenya ... selesai ...
Lanjut !!!





Tahapan
Ketiga ...


Kalo
udah masuk ke Dos ...


Nah,
ini dia yang mantabh. Masuk ke direktori letak distro linux disket
tadi ...





C:\>cd
linux


C:\linux>dir


Bla..bla..bla


initrd.img


install.bat


license.html


loadlin.exe


tomsrtbt.FAQ


tomsrtbt.lsm


zimage


Bla..bla..bla





C:\linux>install.bat


Silahkan
disketnya diganti dulu !!!


Selesai
… ??? Nah restart lagi … kali ini booting lewat disket linux yang
baru aja dibuat.





Nah
tuhhhh … ada distro linux tomsrtbt !!!


User-nya
: xxxx, trus Password-nya : xxxx juga , kalo nggak xxxx itu xxxxx
pokoknya cobain aja satu-satu.





Silahkan
ikutin perintahnya …





#
cat /etc/fstab


#
cat /proc/partitions





misalkan
isinya kurang lebih mirip-mirip kaya gini





/dev/hdb1
ntfs umask=0,nls=iso8859-1,ro 0 0


/dev/hdb6 vfat
umask=0,iocharset=iso8859-1,codepage=850 0 0


/dev/hdb7
ext3 defaults 1 1


/dev/hdb8
vfat umask=0,iocharset=iso8859-1,codepage=850 0 0








Langsung
aja di mount.


Tapi
sebelumnya :





#mkdir
/mnt/linux2
# bikin direktorinya dulu buat partisi ext3


#mount
–t ext3 /dev/hdb7 /mnt/linux2





Apakah
berhasil ???





#ls
/mnt/linux2






Nah
terakhir ... langsung masuk ke /mnt/linux2 atau langsung buka file
shadow di /mnt/linux2/etc/shadow dengan editor vi





#vi
/mnt/linux2/etc/shadow





root:$1$97EDFlvF$ok4DD2uOi5axzT.mw/Z/S.:13414:0:99999:7:::


bin:*:13414:0:99999:7:::


daemon:*:13414:0:99999:7:::


adm:*:13414:0:99999:7:::


lp:*:13414:0:99999:7:::


sync:*:13414:0:99999:7:::


shutdown:*:13414:0:99999:7:::


halt:*:13414:0:99999:7:::


uucp:*:13414:0:99999:7:::


operator:*:13414:0:99999:7:::


nobody:*:13414:0:99999:7:::


rpm:!!:13414:0:99999:7:::


vcsa:!!:13414:0:99999:7:::


xfs:!!:13414:0:99999:7:::


haldaemon:!!:13414:0:99999:7:::


apache:!!:13414:0:99999:7:::


rpc:!!:13414:0:99999:7:::


ups:!!:13414:0:99999:7:::


rpcuser:!!:13414:0:99999:7:::


sshd:!!:13414:0:99999:7:::


gdm:!!:13414:0:99999:7:::


squid:!!:13414:0:99999:7:::


mysql:!!:13414:0:99999:7:::


al_k:!!:13417:0:99999:7:::





lihat
bagian paling atas ...





root:$1$97EDFlvF$ok4DD2uOi5axzT.mw/Z/S.:13414:0:99999:7:::





hapus
bagian $1$97EDFlvF$ok4DD2uOi5axzT.mw/Z/S.





sampe
jadi kayagini





root::13414:0:99999:7:::





ini
berarti kita telah menghapus password yang dienkripsi.





kemudian
keluar lalu save .... dengan cara tekan tombol Esc lalu dilanjuti
dengan :wq! Enter








Nah
sekarang untuk menghilangkan password lilonya :





#
vi /etc/lilo.conf





....


image=/boot/vmlinuz


label="CoolOS"


root=/dev/hdb6


password=”manteubh”
-

baris sebelah sini musti dihapus nih



initrd=/boot/initrd.img


append="acpi=ht
resume=/dev/hdb5"


read-only


….





Kemudian
save lalu keluar dan restart …


Selesai
… langsung login dah dengan root tanpa password … !!!





Sebetulnya
ada cara yang lebih mudah ... pake linux live CD ... :p [
nggak keren ]





//
Kesimpulan


-
Biar basi yang penting mantabh !!


-
tambahin sendiri ...





//
Refferensi :


-
linux man


-
mamang google





//
Greetz :


-
y3dips, Lirva32, z3r0byte. Pa Onno –--> u r my inspiration


-
Fel_c, Mentari^, BLACK.SCORPIO, Zahra_Fakhrunisa, Lady_Sizuka, Upie,
Ipank


-
Allguys in #khilafah, http://www.jcunited.tk



Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori linux dengan judul Bongkar Password Linux dengan MiniLinux

~~Selengkapnya~~
Kategori:
��
23.59 | Posted in :

Jaman sekarang maunya yang live-live-an, awalnya Sistem Operasi Live CD diawali oleh si Penguin OS buatan Linus Torvald, Linux. Akhirnya Microsoft ikut-ikutan ngeluarin windows Xp yang live cd. BTW sekarang ada Linux yang bisa di jalanin langsung dari USB Flash Disk, kalo MCNLive bilang "U can run OS on ur stick !!".

Ya, MCNLive, turunan dari Mandriva, dengan hanya minimal 512 MB kapasitas Flash Disk, kita sudah bisa menjalankan sistem operasi dengan desktop kde yang minimalis dan cantik, plus desktopnya 3D, mantabh ...
Monggo di liat dulu screen shootnya di  http://www.mcnlive.org/virtualcity/
atau mau langsung di download di ftp://ftp.nluug.nl/pub/os/Linux/distr/mandrakeclubnl/mcnlive/VirtualCity/MCNLive-VirtualCity.iso

Monggo waeee !!!

Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori linux dengan judul Linux Live USB ?

~~Selengkapnya~~
Kategori:
��
23.55 | Posted in :


Kabar gembira... kabar gembira... yang telah lama ditunggu kembali hadir, dengan wajah baru, kekuatan baru. Ya meskipun masih beta, Backtrack 4 ini mampu menghipnotis kalangan IT Security, dari konsultan keamanan yang bersifat formal, hingga para master Undergound, bahkan para intruder yang sering menjalankan aktivitas sembunyi-sembunyi mulai menghitung mundur kembali hadirnya backtrack 4 final.

Yang beda dari backtrack 4 adalah, tidak lagi menjadi turunan dari slackware, sebagai gantinya  backtrack 4 ini menginduk kepada Distro Linux Debian, dengan mengakar kepada utilitas repositori milik Ubuntu. Menariknya backtrack 4 memiliki jam tayang lebih panjang karena hadirnya sistem sinkronisasi dengan repositori backtrack online. Dengan kata lain setiap ada tool security yang di release maka backtrack 4 yang dijalankan akan selalu melakukan update databasenya.


Berikut kutipan beberapa feature terbaru dari backtrack 4 beta, di ambil langsung dari site aslinya :

  • Kernel 2.6.28.1 with better hardware support.
  • Native support for Pico e12 and e16 cards is now fully functional, making BackTrack the first pentesting distro to fully utilize these awesome tiny machines.
  • Support for PXE Boot - Boot BackTrack over the network with PXE supported cards!
  • SAINT EXPLOIT - kindly provided by SAINT corporation for our users with a limited number of free IPs.
  • MALTEGO - The guys over at Paterva did outstanding work with Maltego 2.0.2 - which is featured in BackTrack as a community edition.
  • The latest mac80211 wireless injection pacthes are applied, with several custom patches for rtl8187 injection speed enhancements. Wireless injection support has never been so broad and functional.
  • Unicornscan - Fully functional with postgress logging support and a web front end.
  • RFID support
  • Pyrit CUDA support...
  • New and updated tools - the list is endless!

Satu lagi, anda sudah dapat men download backtrack versi 4 beta, dengan size yang lebih besar dari sebelumnya 854 MB, DVD Image.
Silahkan diunduh : http://www.remote-exploit.org/cgi-bin/fileget?version=bt4-beta-iso

Info selengkapnya :  http://www.remote-exploit.org/news.html
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori linux dengan judul Rilisnya Backtrack 4 Beta

~~Selengkapnya~~
Kategori:
��